Komitmen Mutu Berbuah Hasil, Akreditasi Latsar CPNS BPSDM Maluku Meningkat

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku berhasil meningkatkan capaian akreditasi Program Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Tahun 2026 dengan memperoleh predikat B dan nilai 86,03. Hasil tersebut disampaikan dalam kegiatan Penyampaian Hasil Akreditasi Program Pelatihan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI pada Senin (6/7).

Kegiatan dilaksanakan secara hybrid. Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Pengembangan Kapasitas (SKPK), Henderdjeta Y. Tuatanasy, S.Hut.,M.Si, menghadiri kegiatan secara langsung di kantor LAN RI. Sementara itu, Drs. Hadi, Kepala Badan beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional BPSDM Provinsi Maluku mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Deputi Bidang Penjaminan Mutu dan Pengembangan Kapasitas ASN, Dra. Army Winarty, M.Si, dalam arahannya menegaskan bahwa akreditasi merupakan instrumen pembinaan yang dilakukan LAN RI untuk memastikan lembaga penyelenggara pelatihan ASN memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

“Akreditasi merupakan bentuk pembinaan lembaga pendidikan dan pelatihan ASN oleh LAN RI. Kami mengapresiasi lembaga pelatihan yang mampu menghadirkan inovasi dalam pengelolaan penyelenggaraan pelatihan sehingga tercermin pada peningkatan hasil akreditasi. Peningkatan ini menunjukkan komitmen lembaga dalam membangun budaya mutu secara berkelanjutan,” ujar Dra. Army Winarty, M.Si.

BPSDM Provinsi Maluku mencatat peningkatan nilai akreditasi dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Pada akreditasi Program Pelatihan Latsar CPNS Tahun 2023, BPSDM Provinsi Maluku memperoleh nilai 81,098 dengan predikat B. Pada tahun 2026, nilai tersebut meningkat menjadi 86,03, menunjukkan adanya penguatan tata kelola penyelenggaraan pelatihan sesuai standar yang ditetapkan LAN RI.

Peningkatan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pelatihan, mulai dari pengelola pelatihan, penyelenggara, tenaga pengajar, hingga Tim Penjamin Mutu Internal BPSDM Provinsi Maluku. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pelatihan ASN yang berkualitas, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi aparatur.

“Hasil akreditasi ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas upaya peningkatan kualitas yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem penjaminan mutu melalui prinsip continuous improvement”, ujar Drs. Hadi, M.Si yang disampaikan dalam sambutan singkatnya.

BPSDM Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus melakukan penyempurnaan dalam setiap aspek penyelenggaraan pelatihan agar mampu memberikan layanan pengembangan kompetensi ASN yang semakin profesional, adaptif, dan berdampak bagi pembangunan daerah.